Sebuah pabrik manufaktur berukuran sedang di Nigeria utara memproduksi bahan bangunan. Pabrik ini berlokasi di kawasan industri dengan cakupan jaringan listrik publik yang sangat tidak stabil, dengan pemadaman listrik harian selama 6–8 jam. Gangguan listrik yang sering menyebabkan penghentian jalur produksi, peningkatan tingkat cacat produk, serta kerugian besar. Pabrik ini sangat bergantung pada generator diesel sebagai sumber daya cadangan, sehingga menimbulkan biaya bahan bakar tinggi dan polusi udara serius. Pelanggan sangat membutuhkan solusi pasokan listrik off-grid yang stabil, berdaya tinggi, dan hemat biaya guna menjamin kelangsungan produksi serta mengurangi biaya operasional.
Lokasi/Waktu: Nigeria Utara, November 2024
Konfigurasi: PCS: 500 kW, BAT: 1200 kWh, PV: 400 kW, Generator Diesel Cadangan: 300 kW
Beban: Mesin lini produksi, kompresor udara, sistem ventilasi, penerangan pabrik, peralatan kantor, peralatan pendingin penyimpanan bahan baku
Lingkungan operasional: Kawasan industri, suhu tinggi, sinar matahari kuat, debu banyak, fluktuasi tegangan sering terjadi
Mode operasi: Operasi off-grid, prioritas energi surya, sistem penyimpanan energi untuk pengaturan beban puncak, pasokan daya kontinu dan cadangan darurat, generator diesel menyala secara otomatis hanya ketika permintaan daya lini produksi mencapai puncaknya atau pada hari-hari hujan terus-menerus guna memastikan produksi tanpa gangguan.
Sistem ini mengadopsi desain terintegrasi berdaya tinggi dengan kapasitas menahan beban yang kuat guna memenuhi kebutuhan daya tinggi peralatan manufaktur. Sistem ini dilengkapi dengan pelindung tahan debu, tahan guncangan, dan tahan suhu tinggi, sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan industri yang berdebu serta mengurangi frekuensi perawatan peralatan. Platform manajemen energi cerdas dapat memantau status operasional pembangkit listrik, penyimpanan energi, dan lini produksi secara real-time, serta menyesuaikan pasokan daya sesuai kebutuhan produksi untuk menghindari pemborosan energi.
Sejak sistem ini dioperasikan, pabrik telah mencapai produksi terus-menerus selama 24 jam tanpa pemadaman akibat gangguan pasokan listrik. Biaya bahan bakar tahunan berkurang sebesar 60%, tingkat cacat produk turun sebesar 25%, dan efisiensi produksi meningkat sebesar 30%. Solusi ini tidak hanya mengatasi permasalahan pasokan listrik di pabrik manufaktur, tetapi juga mengurangi polusi lingkungan, sehingga meningkatkan daya saing pasar dan profitabilitas pabrik.