Sebuah kawasan logistik besar di Johannesburg, Afrika Selatan, mengoperasikan armada truk pengiriman listrik dan memerlukan layanan pengisian daya berdaya tinggi yang stabil. Kawasan tersebut berlokasi di zona industri dengan kapasitas jaringan listrik umum yang terbatas, sehingga tidak mampu mendukung beban pengisian daya EV dalam skala besar. Ketidakstabilan jaringan listrik, harga listrik puncak yang tinggi, serta fluktuasi pasokan listrik yang sering terjadi membatasi operasional normal stasiun pengisian daya dan penjadwalan armada. Manajemen kawasan membutuhkan solusi pengisian daya EV off-grid yang andal, berbiaya rendah, serta ramah lingkungan guna menjamin operasional truk listrik yang efisien.
Lokasi/Waktu: Johannesburg, Afrika Selatan, Juni 2025
Konfigurasi: PCS: 500 kW, BAT: 1500 kWh, PV: 600 kW, Generator Diesel Cadangan: 300 kW
Beban: Tiang pengisian cepat DC untuk truk listrik, penerangan area parkir, sistem pemantauan, peralatan pusat pengaturan distribusi, dan kebutuhan listrik kantor
Lingkungan operasional: Kawasan logistik industri, suhu tinggi, sinar matahari kuat, debu tebal, fluktuasi beban daya tinggi
Mode operasi: Operasi off-grid, prioritas energi surya, penyimpanan energi untuk perataan beban puncak dan dukungan pengisian daya terus-menerus, serta pengaktifan otomatis generator diesel selama hari-hari hujan terus-menerus atau pengisian daya dengan beban penuh guna memastikan pengisian daya EV tanpa terputus selama 24 jam.
Sistem ini mengadopsi desain terintegrasi tahan debu dan berdaya tinggi, dengan ketahanan benturan kuat serta stabilitas tinggi. Platform manajemen energi cerdas secara otomatis mengalokasikan daya pengisian berdasarkan jumlah kendaraan dan status baterai, sehingga mewujudkan pengisian daya cerdas yang teratur. Panel fotovoltaik dipasang di atap pabrik, memanfaatkan secara maksimal ruang yang tersedia serta meningkatkan tingkat kemandirian energi.
Sejak dioperasikan, stasiun pengisian daya ini telah mempertahankan layanan yang stabil dan tidak terputus. Biaya energi tahunan berkurang sebesar 60%, dan efisiensi pengisian daya meningkat sebesar 40%. Solusi ini secara efektif mengatasi permasalahan pembatasan daya untuk EV logistik, menurunkan biaya operasional, mendorong pengembangan logistik hijau, serta menjadi contoh sistem energi logistik cerdas berbasis rendah karbon.